Tampilkan postingan dengan label trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trick. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Maret 2016

Solusi Kreatif untuk Mahar Unik


Pernikahan adalah momen sakral istimewa bagi yang menunaikannya. Maka tak heran, jika banyak orang menginginkan yang istimewa juga untuk setiap detailnya. Mulai dari dekorasi dan fotografi, rias pengantin, katering dan bahkan sampai ke detail maharnya.

Untuk hal mahar, sekarang ini semakin variatif pengemasannya. Orang semakin kreatif menatanya agar tampak lebih berharga. Uang kertas dan koin dengan jumlah sesuai mahar yang diajukan, ditata dan dirangkai sedemikian rupa dengan berbagai kreasi bentuknya. Ada yang berbentuk masjid, sepasang burung merpati, burung merak, kapal layar, wayang dan segala macam. Sangat detail, bahkan jumlah nominalnya ada juga yang disesuaikan dengan hari jadi atau tanggal pernikahannya.

Nah, karena yang dirangkai itu adalah uang asli, terkadang jadi sayang jika mau dibongkar lagi. Kalaupun mau dibongkar, jika lem perekatnya terlalu kuat bisa berakibat uang rusak. Akhirnya hanya dipajang sebagai kenang-kenangan. Padahal mahar itu kan sesuatu yang seharusnya bisa langsung dimanfaatkan. Di lain sisi lain, mengunci uang asli di dalam pigura hias semacam itu sudah bisa dikategorikan sebagai penimbunan uang. Jumlah uang yang beredar di masyarakat pun jadi berkurang.

Lalu bagaimana solusinya?

Senin, 14 Desember 2015

Tips dan Trik Membangun Kolam Ikan Koi ala Kawanimut



Suka memelihara ikan tapi masih bingung bagaimana membuat kolam dan sistem penyaringannya?

Daripada terus-terusan bingung kita buat bersama yuk. Berikut beberapa langkah, tips dan trik jitu bagaimana membuat sistem kolam ikan yang aplikatif. Jangan khawatir, meskipun aplikatif secara teknis, namun tak mengilangkan keunikan dan sisi keindahannya.

Selasa, 13 Oktober 2015

Tips dan Trik Merawat Tanaman Bunga bagi Pemula

Mawar Pink Kawanimut
Mawar Pink Kawanimut

“Aku kemarin beli mawar kok Cuma berbunga sekali ya? Habis itu tinggal pohonnya saja dengan daun yang makin tua warnanya?”

“Bunga krisanku kok sekali berbunga dan setelah bunganya layu kok malah daunnya jadi ikut layu, membusuk lalu mati ya? Padahal sudah kupotong lho bunga layunya.”

“Bunga dafodil merah yang kemarin sempat berbunga juga jadi layu dan membusuk batangnya. Itu gimana donk?”

Keluhan-keluhan semacam itu ternyata kerap muncul dari mereka-mereka pecinta tanaman hias, khususnya yang berbunga. Banyak yang bingung tentang bagaimana cara yang tepat dalam merawat tanaman pasca berbunga. Tentang media tanam apa yang cocok, cara memindahkan media tanamnya maupun cara menumbuhkan kembali tunas baru sebagai calon bunga yang berikutnya.

Nah dari pengalaman saya selama ini merawat tanaman berbunga, ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu para pecinta bunga dalam memberikan perawatan lanjutan bagi tanaman-tanamannya.

Tips dan Trik Asyik membuat Taman



Kawanimut dan koleksi bunganya

Kebanyakan orang bingung dengan konsep taman seperti apa yang akan mereka terapkan di lahan sekitar rumah mereka. Jika sudah demikian, mereka menjadi asal-asalan menggarap tamannya tanpa mempertimbangkan aspek-aspek apa saja yang mempengaruhi konsep mereka. Diantaranya adalah iklim, cuaca, jenis tanah, luas lahan, ketersediaan lahan dan bahkan mood atau selera seseorang pun ada pengaruhnya.

Aspek-aspek seperti iklim, cuaca dan jenis tanah berpengaruh pada pemilihan tanaman apa yang tepat untuk ditanam di taman sebuah rumah. Tentu saja kita tidak bisa memaksakan diri memilih tanaman yang sebenarnya tidak didukung oleh aspek-aspek itu. Menanam tanaman iklim dingin di daerah panas misalnya. Kalaupun ada opsi lain seperti pembuatan green house, tentu tidak sembarangan juga jenis tanamannya. Bahkan dengan green house, pemilik rumah malah semakin tidak leluasa menaruh tanamannya sesuka hati. Dan yang jadi pertanyaan selanjudnya adalah: Lalu tamannya mau ditaruh dimana?